Rabu pagi yang cerah, 28 Mei 2025, kelas V dan VI melaksanakan outbond ke Dolan Desa, Boro, Kalibawang sebagai puncak kegiatan pramuka di tahun ajaran 2024/2025.Kegiatan diawali dengan musyawarah POT kelas V dan VI dengan pembina pramuka dan dewan guru pada hari Kamis, 15 Mei 2025.
Menempuh jarak kurang lebih 26 km dalam waktu 40 menit dengan berangkat dari sekolah pukul 09.10′ menggunakan 2 (dua) armada bus. Sampai di lokasi rombongan disambut oleh tim Dolan Desa yang ramah-ramah dan dilakukan seremonial perkenalan dan pembukaan di pendapa.
Dalam seremonial pembukaan, Kak Candra dan Kak Sapta menjelaskan keseruan dan tujuan outbond yang terbagi menjadi 3 zona yakni zona basah, zona kering, dan zona lumpur.Dengan public speaking yang handal, kakak-kakak tim Dolan Desa menjabarkan rencana kegiatan dengan menarik.
Setelah dirasa cukup,mulailah kita turun ke lapangan dengan membuat lingkaran besar saling bergandeng tangan dilanjutkan pemanasan menulis angka di udara dengan tangan kanan, tangan kiri, kaki kanan, kaki kiri, dan goyang pinggul. Selanjutnya dengan teknik berhitung dan bermain anak-anak dibagi menjadi dua kelompok.
Tiap kelompok terdiri atas anak perempuan dan laki-laki tanpa membedakan kelas.Selanjutnya tiap kelompok dibagi lagi menjadi dua regu. Anak-anak diminta memberi nama regu masing-masing seperti pada pramuka, ada regu elang, naga, singa, dan harimau. Tiap kelompok dipandu oleh dua orang instruktur.
Permainan dimulai dari zona kering yakni labirin, canthel caping, susun piramida secara bergantian antar kelompok dan ada poin-poinnya tiap regu. Dalam permainan ini banyak pelajaran bermakna bagi anak antara lain: kerjasama, gotong royong, saling menghargai,semangat pantang menyerah, disiplin waktu dan lainnya. Regu yang bisa menjalin kerjasama dengan baik, semangat, disiplin, dan pandai menyusun strategi mendapat poin lebih tinggi.
Di zona lumpur anak merasakan betul bergelut dengan lumpur yakni membajak sawah dengan kerbau dan menanam padi. Tanah yang licin, berlumpur, dan menanam bibit padi sungguhan, menjadi pengalaman berharga bagi anak. Anak merasakan naik bajak yang ditarik kerbau dan menancapkan bibit padi. Ketekunan, kesabaran, serius, berhati-hati, dan penuh perhitungan menjadi pelajaran bermakna bagi anak.
Di zona basah, anak belajar melalui rintangan jembatan bambu yang hanya berupa sebatang bambu. Anak harus menjaga keseimbangan tubuhnya agar tak jatuh ke air dan kalaupun harus jatuh ke air, kakak pemandu sudah memberikan teorinya agar selamat dan tidak membahayakan diri. Selanjutnya anak melalui jembatan tali, papan kayu, segitiga,dan melompat dari satu jembatan ke jembatan lain dengan jaring tali di atas air.
Kegiatan berikutnya anak belajar mendayung perahu, menangkap bola di air dengan dayung, menaiki ban di saluran irigasi, dan menebar benih ikan di sungai yang jernih airnya.Anak merasakan sensasinya terbawa aliran air irigasi yang deras. Anak diminta tidak takut karena dijaga oleh para pemandu yang sudah ahli di bidang ini. Anak juga melihat aliran air sungai kecil yang bersih. Anak diminta turun ke sungai yang dangkal dan melepas ikan bukan menangkap ikan.
Di akhir kegiatan, setelah semua rangkaian kegiatan selesai, anak-anak mandi bilas dengan air bersih dan sabun serta sampo. Anak-anak melaksanakan salat dzuhur dilanjutkan makan siang. Sembari makan, anak-anak saling bercerita keseruannya belajar.
Selanjutnya kakak-kakak pemandu mengajak anak-anak berefleksi mengambil pelajaran-pelajaran bermakna dari kegiatan yang sudah dilaksanakan. Anak diajak mengulas kembali kegiatan-kegiatan yang membuat hati merasa tertantang, membutuhkan kerjasama,disiplin tinggi, menjaga lingkungan, dan menghasilkan, merawat, dan menanam padi.Akhirnya acara penutupan dilaksanakan yang diisi ucapan terima kasih dan saling memaafkan baik dari pihak sekolah maupun manajemen Dolan Desa.
Kami meninggalkan Dolan Desa pada pukul 15.15. Sepanjang jalan, anak-anak bercerita tentang keseruannya, bahkan ada yang merasa kurang dan ingin ke sana kembali.Tak terasa hampir pukul 16.00 kami sampai di sekolah, banyak walimurid yang sudah menunggu.
DOKUMENTASI KEGIATAN