Senin pagi yang cerah, 16 Juni 2025, SD Negeri Kalisana mengadakan Sosialisasi Antinarkoba. Sosialisasi ini adalah kelanjutan dari nonton bareng video antikorupsi yang dilaksanakan pukul 07.10 sampai dengan pukul 07.50. Sosialisasi dimulai pukul 08.00. Sebagai Narasumber adalah Kanit Binmas Polsek Sentolo Bapak Burhanudin.

            Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya mengenalkan narkoba pada anak usia SD agar mereka tidak membawa, mengedarkan, ataupun memakai narkoba yang sangat berbahaya bagi kehidupan sekarang dan tentu berdampak pada kehidupan dan keberlangsungan masa depan bangsa di masa mendatang.

            Berdasarkan pemikiran tersebut serta dibahas dalam forum guru dan karyawan, sekolah mencoba menghubungi salah seorang kenalan yang bertugas di Polsek Sentolo. Dari komunikasi dengan beliau, kami disarankan untuk melayangkan surat secara resmi. Surat secara resmi telah dilayangkan tanggal 4 Juni 2025 2025, ditujukan kepada Kalpolsek Sentolo.

            Bapak Budiman dari Satbinmas Polsek Sentolo memulai dengan tayangan Sosialisasi Antinarkoba dan pertanyaan, “Anak-anak sudah pernah mendengar kata narkoba. Narkoba itu sebuah singkatan, ada yang tahu kepanjangannya?”

            Seorang siswa kelas I, Devan tunjuk jari lalu dipersilakan maju ke depan oleh Pak Polisi. Meskipun baru kelas I, ternyata jawaban Devan benar, kepadanya diberikan hadiah snack yang sudah disediakan oleh sekolah. Soosialisasi dilanjutkan terus hingga selesai diselingi pertanyaan-pertanyaan dari Pak polisi untuk memastikan kefokusan siswa dalam mengikuti materi yang disampaikan. Siswa yang tunjuk jari dipersilakan maju ke depan dan kepada yang menjawab benar diberi hadiah.

            Dengan penyajian yang menarik, anak-anak antusias mengikuti sosialisasi hingga materi selesai semua disampaikan. Di akhir acara Pak polisi bergantian memberi kesempatan kepada siswa jika ada yang mau bertanya. Beberapa siswa ternyata antusias dan tunjuk jari. Siswa yang tunjuk jari dipersilakan ke depan dan yang mengajukan pertanyaan dengan baik juga diberikan hadiah.

            Di akhir acara, kepala sekolah mengajak berefleksi seluruh siswa tentang narkoba dan cara menjauhinya. “Jangan coba-coba dekat dengan narkoba apalagi mencobanya, salah satu caranya jangan pernah menerima pemberian makanan atau minuman dari orang lain yang belum kamu kenal. Apalagi tampilan makanan atau minuman itu menarik kamu belum pernah tahu. Meskipun mereka memberinya dengan segala rayuan dan iming-iming gratis misalnya, tetap jangan diterima karena bisa jadi makanan atau minuman tersebut mengandung narkoba. Mereka rela rugi secara materi karena harga narkoba mahal tapi kerusakan moral generasi muda yang mereka targetkan, maka jangan diterima!’’

            “Selanjutnya sebarkan ke orang-orang terdekat kalian, keluarga, saudara, dan teman bermainmu di rumah apa yang telah kamu terima hari ini”, itulah kata-kata penutupan dari kepala sekolah  dilanjutkan dengan doa syukur sosialisasi antinarkoba telah berjalan dengan lancar. Pukul 09.00 acara selesai ditutup dengan yel-yel antinarkoba, katakan “No” pada narkoba, tepuk tangan, dan foto bersama.

Foto Bersama guru dan karyawan
Pak polisi mengakhiri sosialisasi
Siswa kelas V mengajukan pertanyaan
Siswa yang maju berdua dalam mengajukan pertanyaan
Devan siswa kelas I yang berani maju perdana
Salah satu siswa putri dari kelas IV yang berani menjawab pertanyaan
Diterima dan berpamitan di ruang tamu

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *